Hasil Sablon Luntur Part 2

Mari kita lanjutkan ceritanya (part 1 dapat anda baca di sini).

Dari keterangan pelanggan kami ini maka langsung dilakukan test langsung dengan apa yang sudah pelanggan kami lakukan sebelumnya. Dan kebetulan pelanggan kami juga bersedia melihat langsung hasil uji test yang kami lakukan sesuai dengan apa yang dia pernah kerjakan sebelumnya.

Saat itu juga kami langsung siapkan semua keperluan sablon untuk melakukan
pengetesan. Kebetulan kami menggunakan kaos yang sudah beberapa kali digunakan untuk hasil uji test dari tinta karet yang kami jual demi kepuasan pelanggan kami.

Kami gunakan screen memang yang sudah tersedia khusus untuk keperluan test sablon seperti ini.

Gambar diatas adalah sablonan blok yang pertama.

Kemudian kami keringkan dengan menggunakan hairdryer untuk dilakukan sablonan kedua.

Gambar diatas adalah sablonan kedua sehingga dasar kaos tertutup dengan sempurna dan juga sesuai dengan apa yang dilakukan oleh pelanggan kami yang juga dilakukan penyablonan blok sebanyak 2 kali.

Setelah itu dilakukan penyablonan untuk warna biru, juga disesuaikan dengan apa yang dilakukan oleh pelanggan kami ini.

Setelah sablonan warna biru selesai kami mulai melakukan proses pengeringan.

Kami lakukan proses pengeringan sekitar 3 menit dan tentunya tidak ditempel diam seperti pada foto diatas ini, melainkan dilakukan dengan menggosok/menggerakkan maju mundur strikaannya.

Setelah itu kaos tersebut langsung kami serahkan pada pelanggan kami untuk dilakukan test pencucian apakah hasilnya seperti yang pelanggan kami alami atau tidak?

Mula-mula kaos direndam dengan air yang sudah diberi detergent Rinso

Kemudian oleh pelanggan kami mulai dikucek dan digosok-gosok permukaan hasil sablonan tadi sampai beberapa saat, kurang lebih hampir 5 menit.

Lihat hasilnya, hasil sablonan tetap tahan terhadap cucian dan tidak menggelembung ataupun mengelupas seperti yang dialami oleh pelanggan kami.

Lalu apa ya penyebabnya?

Mudah kami terka bahwa itu disebabkan pada saat proses pengeringan yang kurang sempurna, maka hasilnya akan seperti yang pelanggan kami alami. Namun bila proses pengeringan sempurna maka tentunya pelanggan kami ini tidak akan mengalami hal tersebut.

Disini kami tekankan bahwa ini bukan satu satunya penyebab hasil sablonan rontok atau pecah yang dikarenakan oleh proses pemanasan yang kurang sempurna, tapi ini adalah salah satu dari penyebab hasil luntur maupun rontok.

Semoga bermanfaat bagi sabloners semua.

Salam,

tokodani

136 thoughts on “Hasil Sablon Luntur Part 2

  1. salim

    Memang benar hasil sablonan yg kering krn diangin2kan beberapa jam walau diraba terasa kering tetapi kalau di cuci dgn detergent dan dikucek pasti rontok mungkin standar pengeringan adalh dgn pemanasan baik dgn strika atau curring akan tetapi pengeringan dgn diangin2 kan lebih dari sehari hasilnya juga sama dgn dipanas strika tidak akan rontok.

    mengapa ketika menyablon diatas dasar /blok rubber white memakai pasta warna kok hasilnya setelah kering bintik2 terlihat dasar/bloknya padahal saya hanya mencampur pasta warna dgn biang warna saja, memang ketika digesut masih basah terlihat gambar/tulisan menutup rapat sempurna blok/dasaran, mengapa demikian?

    1. tokodanitokodani Post author

      kalau terlihat ada bintik berarti rubber warnanya terlalu encer, solusinya tentu tinta rubber warnanya perlu dikentalkan sedikit lagi pak.

    1. tokodanitokodani Post author

      iya dipanaskan menggunakan strika dan diatas hasil sablonan dialas dengan backpaper/ kertas lilin yang bertujuan supaya hasil sablonan tidak lengket dengan strikaan.

  2. egi

    Mas dani bantu saya :
    1. Berapa suhu panas strikanya, sedang atau panas sekali?
    2. Yg di maksud kertas lilin/back paper itu seperti apa? Mendapatkan’nya dimana? Apa ad alternatif pakai kertas lain?

    Terimakasih banyak.

    1. tokodanitokodani Post author

      jawab
      1. Panas, kurang lebih 120 derajat

      2. coba lihat kertas stiker, kalau anda menenpel stiker, ada kertas belakang yang terbuang, itu yang dinamakan kertas lilin
      Bisa beli stikernya di toko kertas
      Tidak ada alternatif lain

  3. irwan

    Mas dani,
    untuk posisi kertas back paper pas saat di strika, itu yg halus/berminyak sm yg agak kasar, untuk penempatan yg nempel sama sablonnya yg mana ya? Dan sebaliknya.

    Terimakasih banyak mas dani.

  4. irwan

    Permisi mas dani, saya mau tanya.
    – apa yg di mksud dengan fixer? Saya baru sedikit mendengar untuk mengikat tinta,apakah sama sperti binder?

    -dan apa itu printol? Apakah penting? Gunanya sebagai apa?

    Trimakasih

    1. tokodanitokodani Post author

      Fixer beda dengan binder, fixer digunakan untuk tinta yang diperlukan untuk itu, tapi bukan setiap tinta harus menggunakan itu. Tergantung produknya apakah diharuskan menggunakan fixer atau tidaknya.

  5. budi

    mantap..nyimak dan mau tanya lagi mas dani..
    kalau kita pakai seterika apa tinta masih basah langsung kita seterika atu nunggu kering dulu?terus kalau pakai hair drayer itu berapa menit kira2 dikeringinnya?
    kalau proses pengeringan
    yang harus menggunakan curing apa bisa pakai alternative lain?terima kasih ya..sukses buat mas dani..

    1. tokodanitokodani Post author

      Hasil sablonan setelah kering baru dipanaskan atau disetrika/ heatpress/ heatgun.
      menggunakan hairdryer pengeringan kurang maksimal.

      alternatif lain untuk curing dengan di oven, tapi ini terlalu berlebih bila produksi sedikit.

  6. Jodi

    Cara menyelamatkan kaos sablon produksi gagal gimana ya Mas Dani? Misal, sablonan jelek, sablonan tidak rata menutup sempurna, atau tinta blepotan. Di jual gak laku, dipake sendiri(udh banyak baju), di buang… Tekor… :D

    1. tokodanitokodani Post author

      cara menyelamatkannya tentu dengan mengerjakan sablonan lebih hati hati supaya tidak banyak yang gagalnya.
      untuk yang sudah terlanjur bisa dijual dengan harga murah, katakan banting harga 50% untuk mengurangi biaya kerugian yang berlebih.

  7. Jodi

    Sendhiko dhawu ghusti prabhu! Sebenernya aku belum berani jualan sih. Soalnya, aku udah nyablon 2 baju,tapi karena hasilnya agak blepotan, jadi malu nawarinnya ke temen2. Agak nyesel sih nyablon make baju polos, harusnya latian dibanyakin lagi ya. mungkin aku terlalu emosional pengen cepet2 nerima duit… :D
    Terima Kasih atas saran2nya Mas Dani. Okesip, Salam Rakel!

  8. dwicorsi

    bisa minta daftar harga cat sablon,ruber white,penguat screen,,top coat,dll yg ada di toko dani saat ini..? klo boleh mohon di kirim ke email saya,trims… spy enak ngitungnya klo mau pesen/beli…

  9. fathur

    Mas Dani saya mau tanya, Kenapa ya setiap dicuci hasil sablonan saya vernis nya selalu rontok???? Apa ada kadaluarsanya ya dalam pemakaina vernis itu sendiri??? apa cara menekan rakel saat mengolesi vernis ke sablonan itu???? terima kasih sebelumnya mas dani mohon bantuannya.

    1. tokodanitokodani Post author

      apakah tahapan tahapannya sudah mas ikuti seperti artikel diatas?
      silahkan coba ikuti petunjuk artikel diatas yang sudah kami tulis.

  10. fathur

    Oh ia mas Dani, Dalam melakukan pengeringan dengan cara disetrika apakah kaos harus tetap menempel pada papan atau dilepas??? dan apakah ada pengaruhnya??? trima kasih banyak sebelumnya ni mas Dani

    1. tokodanitokodani Post author

      kalau sudah kelar sablonnannya tentu sebaiknya dilepas saja dari papan tripleknya terlebih dahulu sebelum melakukan pemanasan.

  11. fathur

    Oh ia mas Dani mau tanya satu lagi.. Apa pada saat pemakaian vernis, vernis tersebut dicampur dengan bahan lain atau tidak???? makasih ni mas Dani sebelumnya anda benar2 tidak pelit dengan ilmu :-D

    1. tokodanitokodani Post author

      varnish tidak perlu dicampur apa apa lagi, tinggal pakai saja.

      sama sama mas fathur, mari kita berbagi ilmu dan saling melengkapi

  12. prasastio

    Mas dan.. saya juga minta daftar harga tinta rubber nya dong , ?
    sekalian mau nanya , ,kalo tinta yang nyerep/ menyatu sama bahan namanya tinta apa ya mas ,?, harus pake pencampuran dan segala macem gak ….?
    terimakasih……

  13. dwicorsi

    saya perhatikan ternyata banyak yg masih belum jelas tentang proses pengeringan hasil sablon ruber…bagaimana jika bos dani bikin artikel tentang hal tsb.terima kasih sebelumnya..

    1. tokodanitokodani Post author

      Suatu masukan yang baik, sebenarnya artikel ini sudah mewakili bagaimana cara mengeringkan hasil sablonan.
      nanti usulannya akan kami masukkan dalam daftar artikel selanjutnya.
      Terima kasih atas perhatiannya.

      salam
      sabloners :)

  14. katty

    Mas Dani,tinta extender itu bisa dikatakan pengganti rubber gt ya,tinggal campur biang warna ?? cuma hasilnya yang beda ( extender menyatu dengan kaos,kalo rubber sedikit timbul gt kalo diraba ) ?? bisa minta price listnya cat2 sablon mas,sekalian minimal ordernya.. makasih sebelumnya

  15. Trisno Ardi

    Terimakasih banyak Mas Dani atas informasi yang diberikan… :)
    boleh minta daftar harga tinta, dan perlengkapan lainnya yang disediakan toko dani…??
    dan untuk pemesanan dari Mataram, kena ongkir berapa per kg?? dan ada minimun pemesanan tidak??

  16. indra

    Mas minta daftar harganya yah.
    Mau tanya juga knp hasil sablonan saya kok jadi kasar yah?enaknya pake tinta apa biar halus.trus apa tiap macem tinta itu ada batas kadaluarsanya?

  17. indra

    Rakel kain sama kertas itu sama apa gimana yah mas?kalo beda bedanya dimananya? Trus gambar halus ma kasar itu contohnya kek gmn si?

    1. tokodanitokodani Post author

      Kalau rakel untuk kain tidak tahan terhadap minyak, bentuknya lebih lebar dibandingkan dengan rakel minyak.

      Kalau gambar halus tuh seperti gambar raster, garis line 1 point atau 1 mm gitu, kalau gambar kasar maksudnya lebih besar.

  18. herry

    sangat2 bermanfaat artikelnya buat newbie seperti saya :D
    eh, bisa di posting tentang sablon separasi ? saya sangat ingin belajar tentang persablonan ini :D
    sama tolong minta daftar harganya

  19. Sya'

    Mau tanya’ mas.
    Jadi, aq nyablon pesanan orang dg warna merah di kaos hitam, dg tata cara yg sdh benar. Yaitu, pertama dg pasta karet putih + binder, setelah itu dg pasta karet color yang d beri pigmen merah + binder, disablon 2 tngkat , lalu di press/dipanaskan. Lalu keesokan harinya dia protes ternyata warna dari pigmennya pudar/luntur stelah dia cuci dg mesin cuci. Apakah itu karna pigmennya yang kwalitasnya jelek, atau harus pakai top coat agar tidak luntur mas, atau hrus gmana mas???

    Mohon bnget jwaban dari problem tersbut mas
    Sbelumnya, Aq Ucapin Trima Kasih Bwanyak mas.

    1. tokodanitokodani Post author

      kalau sampai pudar tentu dpt dipastikan saat pemanasan yang kurang maximal.
      karena tinta rubbernya sudah adan tambah pula dengan binder, jadi kesimpulan yang pasti adalah saat pemanasan yang kurang maksimal.
      coba anda test dgn sisa tinta merah yang masih ada, lalu panaskan 2x lebih panas atau 2 x lebih lama dari yang kemarin, lalu anda coba sendiri cuci sudah dpt dipastikan hasil ketahannya berbeda.

  20. dedy

    Maaf mas mau tanya tpi kluar dri topik. Klo nyablon kaos jersy atau kaos club bola dan sejenis nya,,,,bagus nya pake tinta apa mas??? Mohon pencerahan nya. Trma kasih smga sukses slalu.

  21. febby

    mau tanya harga sablon cmyk ada mas? trus trik yg bagus utk sablon cmyk gmn ya mas? susah banget dapet afdrukan yg dot nya imut2. ksh tau dong tehniknya… thx

    1. tokodanitokodani Post author

      untuk sablon karet bisa bisa saja, panas antara 90″ – 150″ lamanya 10 – 5 detik tergantung setelan suhunya, semakin tinggi suhunya semakin cepat waktunya.

  22. yoga

    apa kabr mas, mau tanya nie? klo menggunakan pasta rubber ada campuran lain apa tidak selain warna piqmen agar hasilnya tidak cepat rontok dan tahan lama terutama pada saat pencucian.. terimakasih

    1. tokodanitokodani Post author

      kabarnya baik mas yoga.
      seperti yang sudah dijelaskan pada artikel diatas, cukup dengan pemanasan yang sempurna maka hasil tidak akan mudah rontok.

  23. tarighakpengensedih

    mao tanya mas,saya dpt baju yg ada sablonnya pas saya cuci waktu jemurnya di balik waktu kering kq gambarnya lengket sama gambar laennya.. untuk melepaskannya gmn y mas? terima kasih

    1. tokodanitokodani Post author

      lengket? gambar sablonan terasa tebal tidak? kalau terasa tebal itu kemungkinan sablon tinta karet, lepas aja pelan pelan, kalau sablonan karet bagus tidak masalah koq.

  24. rizal

    Mas dani binder itu fungsinya lebih ke pengencer atau pengkuat warna supaya tidak luntur ?
    Tlong infonya mas,
    Saya mauu membuat kualitas sablon saya lebih bagus lagi,
    Trma ksih

  25. yadi

    Artikel yang sangat membantu untuk para newbie seperti saya . :D
    Terima kasih mas dani .
    Mas dani boleh saya minta pricelist produk mas dani ,
    Sama mau tanya ada kah contact person sms ato bbm untuk bertanya. Jawab selain di website. .
    Terima kasih sebelumnya mas dani ..

    1. tokodanitokodani Post author

      pricelist silahkan cek inbox gan,

      kami tidak menerima pertanyaan secara sms maupun bbm, untuk pertanyaan bisa langsung telpon ataupun lewat website ini saja.
      terima kasih.

  26. BAV CLOTHING

    selamat siang mas, salam sabloners..

    saya mau tanya,saya sablon di atas kaos putih dengan rubber warna hitam, setelah dipakai, lalu dicuci kok tintanya masuk ke kain ya tapi warna jadi pudar? apa kurang tebal pengolesan sablonya? terimakasih

    1. tokodanitokodani Post author

      sudah di curing/ dipanaskan dengan heat press? / strika? / heat gun?

      dari keterangan diatas sepertinya pemanasan yang kurang sempurna.

  27. Rachmat Riyadi

    Alhamdulilah setelah mencoba beberapa kali akhirnya berhasil, hasil Sablon tidak luntur lagi,,,,
    dan Pertannya kembali timbul mas DAni,,,
    Apakah Proses Pengeringan harus slalu di setrika yaa,,,,
    Kalo Jumlah Kaosnya cukup banyakkan kurang Efektif juga,,,

    Apakah menggunakan Sinar Matahari juga bisa mas,,,,,
    OR ada Ide yang lain,,,,

    Thanks,,,
    Semoga Semakin suksen Bisnisnya mas,,,,
    Amiinn,,,

    1. tokodanitokodani Post author

      pengeringan bisa gunakan setrika, heat press, heat gun, oven, conveyor.
      pemanasan dengan matahari sepertinya kurang maksimal tentunya.

  28. Rachmat Riyadi

    Mas Dani Standar hasil sablon tidak luntur/rontok itu gmana yahhh,,,
    kalo Misalkan :
    Hasil sablon sudah di rendam diterjen dan di kucek hasilnya tetap OK “Tidak luntur”
    tetapi jika di kerok dengan kuku agak keras sedikit dan hasilnya luntur/rontok,,,,,

    Apakah itu bisa dikatakan belum OK hasilnya mas,,,,
    Mohon Jawabannnya,,,

    Thanks,,,
    http://www.barisinfo.com

    1. tokodanitokodani Post author

      Banyak yang melakukan hal seperti yang anda lakukan mas Rachmat R.
      Sebenarnya itu sudah cukup baik, namun terkadang saat pengetesan secara ekstrim seperti dikerok dengan kuku dengan sengaja pastinya anda mencoba pertama kalinya tentu tidak rontok bukan?:)

      Namun karena tidak rontok maka anda akan mencobanya kembali dengan kekuatan yang lebih :) karena di main set otak anda hasil sablonan harus rontok maka yang akan terjadi anda harus merontokkan hasil sablonan tersebut bukan? :)

      Satu hal yang ingin saya tanyakan kepada anda dan semua pembaca disini “apakah anda pernah membeli sebuah kaos mahal yang ada gambar yang menurut anda itu bagus dan paling anda inginkan lalu setelah pulang ke rumah anda akan mencoba mengetest kekuatannya tersebut?
      Saya yakin tidak ada yang melakukan hal tersebut bukan?:) bahkan kita semua akan lebih hati hati dalam mencuci karena di main set otak kita sudah tercantum jangan sampai cacat :)

  29. asep sumarwan

    mas dani dau tanya..
    kenapa hasil sablonan saya luntur saat dicuci.?
    padahal pengeringan menurut saya sudah maksimal.!
    tinta yang saya gunakan rubber ekstra..

    1. tokodanitokodani Post author

      sudah benar dalam tahap finising seperti yang kami utarakan diatas?
      bila sudah dilakukan dan masih luntur coba ganti pasta rubbernya dengan yang lainnya dulu apakah sama juga nasibnya terjadi luntur?

    1. tokodanitokodani Post author

      klo obat afdruk yang susah luntur nanti berabe klo pas mau menghapusnya, pakai saja harter untuk memperkuat hasil afdrukan.
      sepertinya anda belum mendapatkan waktu penyinaran yang tepat. silahkan baca disini KLIK

  30. ricky

    mas dani, saya mau nanya, saya kan coba sablon pakai pasta rubber, waktu sata tes cuma pastanya saja yang di sablonin ke baju hasilnya lumayan elastis, tapi waktu saya tambah biang warnya kenapa hasilnya malah tidak elastis lagi ya?
    malahan pecah2 kalo di tarik, kira2 masalahnya dimana ya mas?
    sablon rubber tu cuma pasta rubber sama biang warna aja, atau ada tambahan lainnya ya??
    daftar harga dong mas,,

    1. tokodanitokodani Post author

      Harusnya tetap elastis pak, bila hasilnya menjadi tidak elastis maka bisa ditambahakn binder secukupnya.

      untuk harga silahkan cek inbox gan

      1. tokodanitokodani Post author

        coba dilakukan seperti artikel kami diatas, bila memang masih tetap retak bisa disebabkan karena tinta yang bukan tinta karet atau bisa juga karena tinta yang kurang baik.

  31. boezet

    Selamat siang mas bro,, infonya sangat membantu,, thanks banget,, sekalian mau tanya2 mas, saya ini newbie mau tanya merk tinta yg bagus tu apa, trus obat untuk mengkilapkan dan membuat hasil sablon lebih kuat/tahan apa aja mas… Matur nuwun inbox ya mas

    1. tokodanitokodani Post author

      kami percayakan menggunakan tinta sablon creative colour yang kuat. namun tentu saja dengan finishing yang baik akan menghasilkan cetakan yang baik pula.

  32. reni

    Ass…
    Mas dhani artikel ny sangat membantu bagi pemula seperti kami…
    Mas tolong in box kan harga bahan bahan. ( Komplit ) untuk sablon khusus rubber ..
    Saya pusing bener sablonan saya luntur truss….tapi tetap berjuang..
    ({})Ʈƕǎƞƙƴǒǘ ({}). Sukses toko dani

    1. tokodanitokodani Post author

      Silahkan cek inbox bu.

      kalau sudah melakukan langkah langkah yang kami berikan harusnya sudah baik bu, kalau masih tidak baik juga coba ganti tintanya.

  33. reni

    Ass…
    Mas dhani artikel ny sangat membantu bagi pemula seperti kami…
    Mas tolong in box kan harga bahan bahan. ( Komplit ) untuk sablon khusus rubber ..
    Saya pusing bener sablonan saya luntur truss..padahal sudah ngikuti langkah2 diatas ..tapi tetap berjuang..
    ({})Ʈƕǎƞƙƴǒǘ ({}). Sukses toko dani

  34. vian

    slam knal mas.. mas lw sablon warna pake campuran pasta karet warna nf dasar terang pigment emulsifier tu sdh bnr pa blm? harga back paper brp mas?..

  35. Panjul

    Mohon masukannya mas,
    untuk pemakaian tinta, biar lebih hemat tapi hasil tidak mengecewakan pada produksi massal pake tinta rubber yang mana (white dan color)?
    dan untuk produksi bijian (keperluan distro) yang bagus pake tinta yang bagaimana?

    Minta tolong inbox daftar harga tintanya nya juga mas
    terimakasih

        1. tokodanitokodani Post author

          untuk yang ekonomis bisa gunakan R 240 dan R230
          dan untuk yang lebih tinggi bisa gunakan R 280 / R440 dan R270 pak.

  36. amy

    Mas danny saya mengalami kendala saya mencoba mengikuti apa yang dilakukan di artikel mas danny tapi tetap setelah dicuci tintanya rontok apa screen juga pengaruh apa catnya juga pengaruh mas danny tolong dikasih saran soalnya saya baru belajar
    Sekalia saya minta daftar list harga tinta rubber sama merknya mas :D

    1. tokodanitokodani Post author

      tidak ada hubungannya antara hasil rontok dengan screen, dari pengalaman kami biasanya finishing yang kurang tepat.
      untuk daftar list silahkan cek inbox gan

  37. lucman

    baru dapet ples baca artikel ini mas ,, ya mau gmana lagi jersey sy yg baru sy beli akhirny luntur total sablonny… uda sy usahakan ilangkan dgn M3,,,
    Ada lgi gk mas cairan yg bisa cepet ngilangin total hasil sablonanny selain M3.. ???

    1. tokodanitokodani Post author

      menghilangkan hasil sablonan pada kaos dengan m3 malah hasilnya tambah berantakan mas… :(
      dibanding beli ini beli itu untuk menghilangkan hasil sablonan mending lebih efisien dengan membeli bahan kaos baru dan disablon lagi, menghemat waktu pastinya

  38. Red Point

    Mas, saya lagi bingung hasil sablon saya pecah kalo ditarik, gak elastis.. Kayanya memang belum dipanasin.. Tapi untuk rubber kualitas terbaik saya harus pake rubber yg mana ya mas? yg jenis apa? saya denger2 rubber matsui bagus.. Thanks mas

  39. Red Point

    Mas, memangnya benar ya setelah disablon tunggu sekitar 3-4 jam baru di beri topcoat dan setelah itu didiamkan lagi selama 3 -4 jam lagi sampe kering? Setelah itu tdk perlu disetrika lagi? Terima kasih Mas Dani jawabannya

  40. dana indragi

    Mas Dani, saya mau nanya.. kok hasil sablonan saya kok pecah dan retak2, retak itu karena apa ya mas??

    Mohon infonya ya mas.. terima kasihh

    1. tokodanitokodani Post author

      pertanyaan seperti mas dana indragi sudah sangat umum ditanyakan, coba baca lagi pelan pelan artikel kami diatas, dan coba terapkan step stepnya ya mas.
      selamat mencoba.

  41. koko

    Mas, saya juga pemula. Di kediri maupun T Agung kok nama jenis catnya gak sama dg jenis cat jenengan. jenis karet super, super white, karet warna MM dll. Untuk kaos hitam itu pasny apa catny mas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>